Kamis, 17 Maret 2011

Jika Aku Memberi Nama Bumi

Dunia adalah sebuah rangkaian kehidupan yang sangat luar biasa keagunganya.Diantara yang istimewa ada satu yang yang paling istimewa.Anda ingin mengetahui keistimewaan tersebut? Tidak usah berpikiran terlalu jauh untuk mengetahui jawabanya,karena jawabanya sudah ada dihadapan anda.Dunia yang kita diami sebagai alas untuk menjalani kehidupan yaitu Bumi yang dalam bahasa jawa biasa sering disebut ibu pertiwi dan dunia luar yaitu langit dinamakan bapak angskasa.Setiap orang pasti mempunyai pertanyaan mengapa bumi ini disebut dengan BUMI (EARTH).Dan pasti setiap orang mempunyai keinginan dan gagasan masing-masing untuk memberi nama atau julukan bumi selain bumi atau earth.Banyak orang juga memahami dan mempelajari mengenai ilmu bumi.Namun disini sebagai salah seorang yang tertarik untuk memberi salah satu nama bumi,saya ingin memberi nama bumi ini berdasarkan kemampuan yang saya tahu secara intelektual dengan hubungan spiritual jawa yang saya tahu.
Sudah diberitahukan bahwa bangsawan jawa dan leluhur jawa biasa menyebut bumi ini adalah ibu pertiwi dan langit adalah bapak angkasa.Jadi keterkaitannya sangat erat dengan kehidupan bahwa dunia kehidupan ini terdiri dari ibu pertiwi dan bapak angkasa tanpa ada salah satu dari kedua unsur tersebut kita tak mungkin dapat hidup.Salah satu contoh secara harfiah yang dapat kita ambil adalah kita tidak mungkin ada tanpa adanya seorang ibu dan bapak.Tidak ada satu orang tua pun memberi nama anaknya tanpa alasan dan arti maupun sebuah makna yang tersirat dalam nama tersebut.Begitu pula pemberian sebuah nama bumi ini.
Jadi saya memberi nama bumi ini adalah SEKAR BUANA. Mungkin anda tidak asing dengan kata ini dalam kehidupan sehari-hari anda!.Mungkin anda lansung berpikir langsung kepada nama universitas,nama roti ataupun perusahaan.Namun ada alasan tertentu mengapa saya mempunyai ide untuk menamakan bumi ini sekar buana.Dari arti masing-masing kata yaitu sekar dan buana.Sekar adalah inti sari atau rasa yang dapat dirasakan dengan cara apapun yang kita nikmati dalam kehidupan ini dan dapat pula berkembang sesuai perputaran waktu.Dan buana adalah sebuah gugusan atau rangkaian.Rangkaian yang dimaksudkan adalah kedua unsur yaitu ibu pertiwi dan bapak angkasa,jadi pemberian nama sekar buana untuk bumi menjelaskan bahwa bumi mempunyai sifat yang kokoh,sentosa,tidak akan pernah merasa berat meskipun dijadikan sebagai alas oleh makhluk yang hidup didasarnya maupun didalamnya.Meskipun diberi kotoran sekalipun tidak akan merasa berat namun malah memberikan manfaat yang lebih baik dan banyak dalam rangkaian kehidupan ini.Contohnya pada tanah subur yang ada didasar bumi.
Jadi nama bumi yang diberi nama sekar buana ini bukan hanya sekedar pemberian nama,namun dalam nama tersebut harus memilikki arti dan manfaat bagi semuanya.Dan satu pesan yang tersirat untuk kita sebagai salah satu makhluk penghuni bumi ini.Marilah kita jaga dan cintai bumi ini sebagaimana kita mencintai diri kita sendiri,karena pasti bumi ini akan lebih memberi manfaat bagi kita semuanya.Namun bila kita merusaknya,bumipun akan memberikan sesuatu yang setimpal seperti musibah,bencana alam dan lain-lain.Jadi mulai sekarang marilah cintai bumi kita.

Kamis, 10 Maret 2011

IKATAN MANUSIA DENGAN ALAM

IKATAN MANUSIA DENGAN ALAM
Di permukaan bumi dihuni oleh berjuta-juta makhluk hidup,baik di daratan maupun di lautan.Namun yang mempunyai peran sangat erat adalah manusia.Hubungan manusia dengan alam sangat erat sekali,dapat dikatakan seperti karena manusia adalah pusat yang ada di alam ini.Maksudnya semua yang ada di alam ini adalah untuk manusia.Coba kalian pikir sebenarnya adanya hewan,tumbuhan,benda mati seperti air ,batu,pasir dan lain-lain pada dasarnya adalah untuk manusia,meskipun saling membutuhkan satu sama lainnya.Tapi jika tidak ada manusia bagaimana siklus kehidupan ini bisa berputar,karena peran manusia disini adalah sebagai pengelola,pemelihara dan pemakmur hingga bisa berkembang dan berfungsi.
Meskipun manusia mempunyai peran paling penting dialam ini,manusia juga tidak boleh berlebih-lebihan dalam memanfaatkanya.Sehingga menimbulkan kerusakan dan pada akhirnya akibatnya merugikan manusia juga.Seharusnya alam dijadikan sebagai sarana untuk berpikir.
Dapat kita teliti dengan mata kita sendiri,bahwa campur tngan manusia dapat mempengaruh keanekaragaman .Penurunan keanekaragaman makhluk hidup dapat terjadi secara alami dan campur tangan manusia.Saat ini campur tangan manusia berperan besar dalam penurunan keanekaragaman makhluk hidup,baik disadari maupun tidak disadari. Beberapa perbuatan manusia yang dapat
• Pembabatan hutan alam,untuk jalan raya,pabrik,perumahan dan sebagainya
• Penggunaan pestisida,insektisida dan sejenisnya yang tidak bertanggung jawab
• Pembuangan limbah industri yang sembarangan
• Perburuan hewan yang tidak bertanggung jawab
Semua kebutuhan manusia dipasok dari lingkungan yang merupakan sumber daya alam.Sumber daya alam adalah segala sesuatu yang dipreroleh dari lingkungan untuk keperluan manusia.Semakin meningkat populasi semakin banyak sumber daya alam yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan.Contoh: kebutuhan pangan,kebutuhan air bersih,kebutuhan udara bersih dan kebutuhan lainnya.Kerusakan alm karena ada beberapa pencemaran,misalnya pencemaran air,pencemaran udara dan pencemaran tanah.Karena ulah manusia kualitas lingkungan dapat menurun dan dapat mempengaruhi kelangsungan hidup manusia dimasa mendatang.
Banyak akibat dan upaya dalam mengatasi kerusakan alam.Dan kembali lagi bahwa yang paling berperan penting dalam hal ini adalah manusia.Jadi kita sebagai manusia harus menjaga alam ini dengan benar,jangan terlalu banyak membuat kerusakan pada alam.Karena alam adalh bagian terpenting dalam kehidupan semua makhluk hidup.

Kamis, 24 Februari 2011

Makalah Mengenai Kenakalan Remaja

I. PENDAHULUAN
I.I LATAR BELAKANG
Kenakalan remaja pada masa kini mungkin bisa dikatakan adalah sesuatu yang sudah umum.Karena hampir semua kalangan remaja mengalaminya.Sejak dahulu kenakalan di masa remaja memang hal yang wajar,tapi dimasa sekarang ini bisa dikatakan sudah melampaui batas.Kebudayaan timur yang dianggap sebagai adat istiadat bangsa kita,kini hanya tinggal identitas saj.Namun pada kenyataanya budaya barat yang negatif dan tidak sesuai dengan budaya kita.Banyak anak dibawah umur yang melakukan tindakan asusila dan kriminal seperti merokok,pemakaian obat-obat terlarang,freesex dan lain-lain.Fakta ini sudah tidak dapat dipungkiri lagi.Beberapa contoh yang dapat kita lihat dimasyarakat yaitu hamil diluar nikah yang terjadi pada anak-anak sekolah terutama SMA.
I.II RUMUSAN MASALAH
1. Hal-hal apa saja yang mempengaruhi kenakalan remaja?
2. Bagaimana dampak yang negatif yang terjadi ?
3. Bagaimana cara mengatasi kenakalan remaja saat ini?
I.III TUJUAN
Tujuan penulisan makalah ini supaya orang tua dapat mengatasi masalah kenakalan remaja yang terjadi.Dan untuk kalangan remaja yang membaca makalah ini bisa membangkitkan ekspresinya ketimbang mengikuti pergaulan yang berdampak negatif pada dirinya sendiri.
I.IV MANFAAT
A. Secara teoritis makalah ini dibuat supaya remaja dapat motivasi dan petunjuk untuk kepribadianya
B. Secara aplikatif makalah ini memberi informasi yanag positif kepada masyarakat umumnya

I.V ISI
Hal-hal ini mungkin dapat terjadi karena beberapa factor:
• Kurangnya kasih sayang orang tua
• Kurangnya pengawasan orang tua terhadap perkembangan mental anak ketika sudah berabjak remaja
• Salah dalam penggunaan kemajuan teknologi sehingga berdampak negative
• Dasar-dasar agam yang kurang ditanamkan dilingkungan keluarga,sekolah dan masyarakat
• Kebebasan yang berlebihan
• Gengsi terhadap teman
• Kurang tersedianya media untuk menyalurkan bakat
• Adanya masalah pribadi yang dipendam
• Faktor lingkungan yang kurang mendukung atau memang sudah terbisa dengan kebebasan
• Masalah pribadi kedua orang tua yang berimbas pada anak
• Pergaulan dengan orang yang lebih dewasa
• Terbiasa berpikir pendek dalam mengatasi suatu masalah


Macam-Macam Kenakalan Remaja :
Sebelum mengetahui apa saja akibat kenakalan remaja, kita perlu tahu tentang kenakalan apa saja yang mungkin dilakukan oleh remaja. Sebuah kenakalan tentu tidak bisa didata satu persatu, namun bisa dirangkum seperti penjelasan di bawah ini.
• Kenakalan dalam keluarga
Remaja yang labil umumnya rawan sekali melakukan hal-hal yang negatif, di sinilah peran orang tua. Orang tua harus mengontrol dan mengawasi putra-putri mereka dengan melarang hal-hal tertentu.
Namun, bagi sebagian anak remaja, larangan-larangan tersebut malah dianggap hal yang buruk dan mengekang mereka. Akibatnya, mereka akan memberontak dengan banyak cara. Tidak menghormati, berbicara kasar pada orang tua, atau mengabaikan perkataan orang tua adalah contoh kenakalan remaja dalam keluarga.
• Kenakalan dalam pergaulan
Akibat kenakalan remaja yang paling nampak adalah dalam hal pergaulan. Sampai saat ini, masih banyak para remaja yang terjebak dalam pergaulan yang tidak baik. Mulai dari pemakaian obat-obatan terlarang sampai seks bebas.

Menyeret remaja pada sebuah pergaulan buruk memang relatif mudah, dimana remaja sangat mudah dipengaruhi oleh hal-hal negatif yang menawarkan kenyamanan semu. Akibat pergaulan bebas inilah remaja, bahkan keluarganya, harus menanggung beban yang cukup berat.
• Kenakalan dalam pendidikan
Kenakalan remaja dalam bidang pendidikan memang sudah umum terjadi, namun tidak semua remaja yang nakal dalam hal pendidikan akan menjadi sosok yang berkepribadian buruk, karena mereka masih cukup mudah untuk diarahkan pada hal yang benar. Kenakalan dalam hal pendidikan misalnya, membolos sekolah, tidak mau mendengarkan guru, tidur dalam kelas, dll.

Akibat Kenakalan Remaja
• Dampak kenakalan remaja pasti akan berimbas pada remaja tersebut. Bila tidak segera ditangani, ia akan tumbuh menjadi sosok yang bekepribadian buruk.
• Remaja yang melakukan kenakalan-kenakalan tertentu pastinya akan dihindari atau malah dikucilkan oleh banyak orang. Remaja tersebut hanya akan dianggap sebagai pengganggu dan orang yang tidak berguna.
• Akibat dari dikucilkannya ia dari pergaulan sekitar, remaja tersebut bisa mengalami gangguan kejiwaan. Yang dimaksud gangguan kejiwaan bukan berarti gila, tapi ia akan merasa terkucilkan dalam hal sosialisai, merasa sangat sedih, atau malah akan membenci orang-orang sekitarnya.
• Akibat kenakalan remaja yang terjadi, tak sedikit keluarga yang harus menanggung malu. Hal ini tentu sangat merugikan, dan biasanya anak remaja yang sudah terjebak kenakalan remaja tidak akan menyadari tentang beban keluarganya.
• Masa depan yang suram dan tidak menentu bisa menunggu para remaja yang melakukan kenakalan. Bayangkan bila ada seorang remaja yang kemudian terpengaruh pergaulan bebas, hampir bisa dipastikan dia tidak akan memiliki masa depan cerah. Hidupnya akan hancur perlahan dan tidak sempat memperbaikinya.
• Kriminalitas bisa menjadi salah satu akibat kenakalan remaja. Remaja yang terjebak hal-hal negatif bukan tidak mungkin akan memiliki keberanian untuk melakukan tindak kriminal. Mencuri demi uang atau merampok untuk mendapatkan barang berharga.

Itulah beberapa akibat kenakalan remaja yang sudah semestinya harus dihindari. Peran orang tua atau keluarga, guru di sekolah, dan juga teman-teman, adalah orang-orang yang sangat berperan penting dalam kehidupan remaja. Keikutsertaan mereka dalam mengontrol seorang remaja, bisa berdampak cukup besar demi mencapai masa depan yang lebih cerah.
Tips saya untuk mengatasi kenakalan remaja :
• Perlunya kasih sayang dan perhatian dari orang tua dalam hal apapun.
• Pengawasan dari orang tua yang tidak mengekang. contohnya: kita boleh saja membiarkan dia melakukan apa saja yang masih sewajarnya, dan apabila menurut pengawasan kita dia telah melewati batas yang sewajarnya, kita sebagai orangtua perlu memberitahu dia dampak dan akibat yang harus ditanggungnya bila dia terus melakukan hal yang sudah melewati batas tersebut dan cara memberitahu tidak harus dengan kekerasan.
• Memberikan kebebasan yang terbatas untuk dia bergaul dengan teman yang sebaya, yang hanya beda umur 2 atau 3 tahun baik lebih tua darinya. Karena apabila kita membiarkan dia bergaul dengan teman yang lebih dewasa, yang gaya hidupnya sudah pasti berbeda, maka dia pun bisa terbawa gaya hidup yang mungkin seharusnya belum perlu dia jalani.Bahkan dia akan seolah-olah menjadi seseorang yang dewasa.
• Pengawasan yang perlu dan intensif terhadap media komunikasi seperti tv, internet, radio, handphone, dll.
• Perlunya bimbingan kepribadian di sekolah, karena disanalah tempat anak lebih banyak menghabiskan waktunya selain di rumah.
• Perlunya pembelanjaran agama yang dilakukan sejak dini, seperti beribadah dan mengunjungi tempat ibadah sesuai dengan iman kepercayaannya.
• Kita perlu mendukung hobi yang dia inginkan selama itu masih positif untuk dia. Jangan pernah kita mencegah hobinya maupun kesempatan dia mengembangkan bakat yang dia sukai selama bersifat Positif. Karena dengan melarangnya dapat menggangu kepribadian dan kepercayaan dirinya.
• Anda sebagai orang tua harus menjadi tempat CURHAT yang nyaman untuk anak anda, sehingga anda dapat membimbing dia ketika ia sedang menghadapi masalah.
• Untuk anda sebagai orang tua jangan mencampuri masalah anda di kantor atau pribada anda kepada anak atau bisa dikatakan anak sebagai pelampiasan.
I.VI PENUTUP
Mudah-mudahan makalah ini ber manfaat kepada anda semua dalam menginformasikan mengenai kenakalan remaja yang terjadi .

Kamis, 17 Februari 2011

Perkembangan pola pikir suku jawa

Manusia pada dasarnya adalah makhluk Tuhan yang dapat dikatakan sebagai makhluk yang sempurna diantara makhluk lainya.Mengapa dapat dikatakan seperti itu?karena manusia di berkahi oleh Tuhan YME suatu anugerah berupa hati nurani,akal,pikiran serta hawa nafsu .Nafsu dalam arti disini yaitu adalah rasa keingintahuan pada suatu hal yang menarik untuk diketahui kebenarannya.Sehingga banyak perbedaan pendapat satu sama lain dalam mencari titik kebenaran tersebut.Dan pengetahuan itupun berkembang seiring perputaran waktu.
Akal dan pikiran digunakan manusia supaya menjadi manusia berbudi pekerti luhur yang mengetahui benar dan salah. Dalam hal ini untuk mengetahui perkembangan pola pikir manusia tepatnya pada suku jawa dari masa pola pikir yang kuno hingga pada masa saat ini.Sehingga kita dapat mengetahui perkembangan.
Hasil dari perkembangan pola pikir yang di dasari oleh akal dan pikiran yang dihasilkan oleh suku jawa yaitu mengenai bahasa,sosial,budaya,agama dan seni.Awal mula pemikiran suku jawa bisa dibilang sangat ortodoks (kuno) dan selalu di sangkut paut kan dengan hal-hal yang berbau mistis.Pengaruh lingkungan sangat mempengaruhi sistem pola pikir dan perilaku manusia yang tinggal dilingkungan tersebut. Berawal dari keingintahuan terhadap segala sesuatu,salah satunya pada bidang seni.
Suku jawa pada masa dahulu baru bisa memadukan nada-nada seperti benda-benda yang terbuat darii batu,kayu dan lainyanya.Buktinya adalah penemuan gua gong,dimana setiapa batu yang menjulur didalamnya bisa memunculkan suwara nada yang dapat dipadukan .Kemudian seiring perkembangan jaman dan adanya pengaruh dari luar seperti masa kerajaan hindu budha yaitu dengan adanya gamelan dan tari-tarian ,disamping itu hasil perpaduan musik dan tarian itu adalah suatu persembahan untuk dewa ataupun pada raja.Meskipun begitu sampai sekarang kesenian tersebut masih dilestarikan.
Gambaran pola pikir kuno suku jawa yang sampai saat ini digunakan sebagian besar masih dipercaya dapat dicontohkan seperti, cicak adalah jelmaan makhluk lain sehingga harus di bunuh jika kita melihat cicak.Ini adalah sebagian kecil pengetahuan yang kita tahu mengenai suku jawa.Jadi kita sebagai manusia ciptaan Tuhan harus berusaha sebaik mungkin menjadi manusia yang berbudi pekerti luhur dan bisa terus mengembangkan suatu pemikiran yang bermanfaat.

Senin, 27 Desember 2010

Pengertian budaya,asal-usul dan macam-macam budaya

PENGETIAN BUDAYA,DAN ASAL-USUL KEBUDAYAAN DAN MACAM-MACAM KEBUDAYAAN

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.
“Kebudayaan didefinisikan sebagai keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterprestasikan lingkungan dan pengalamanya, serta menjadi landasan bagi tingkah-lakunya. Dengan demikian, kebudayaan merupakan serangkaian aturan-aturan, petunjuk-petunjuk, rencana-rencana, dan strategi-strategi yang terdiri atas serangkaian model-model kognitif yang dipunyai oleh manusia, dan digunakannya secara selektif dalam menghadapi lingkungannya sebagaimana terwujud dalam tingkah-laku dan tindakan-tindakannya.” (Hlm. 2-18 alinea I)
Kebudayaan dapat didefinisikan sebagai suatu keseluruhan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang digunakannya untuk memahami dan menginterpretasi lingkungan dan pengalamannya, serta menjadi pedoman bagi tingkah lakunya. Suatu kebudayaan merupakan milik bersama anggota suatu masyarakat atau suatu golongan sosial, yang penyebarannya kepada anggota-anggotanya dan pewarisannya kepada generasi berikutnya dilakukan melalui proses belajar dan dengan menggunakan simbol-simbol yang terwujud dalam bentuk yang terucapkan maupun yang tidak (termasuk juga berbagai peralatan yang dibuat oleh manusia). Dengan demikian, setiap anggota masyarakat mempunyai suatu pengetahuan mengenai kebudayaannya tersebut yang dapat tidak sama dengan anggota-anggota lainnya, disebabkan oleh pengalaman dan proses belajar yang berbeda dan karena lingkungan-lingkungan yang mereka hadapi tidak selamanya sama.
2.2. Budaya yang Hilang
Lagu Rasa Sayang-sayange diklaim oleh Pemerintah Malaysia.
Rasa Sayange atau Rasa Sayang-Sayange adalah lagu daerah yang berasal dari Maluku, Indonesia. Lagu ini merupakan lagu daerah yang selalu dinyanyikan secara turun-temurun sejak dahulu untuk mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap lingkungan dan sosialisasi di antara masyarakat Maluku.
Lagu ini digunakan oleh departemen Pariwisata Malaysia untuk mempromosikan kepariwisataan Malaysia, yang dirilis sekitar bulan Oktober 2007. Sementara Menteri Pariwisata Malaysia Adnan Tengku Mansor mengatakan bahwa lagu Rasa Sayange merupakan lagu kepulauan Nusantara (Malay archipelago)[1], Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu bersikeras lagu “Rasa Sayange” adalah milik Indonesia karena ia merupakan lagu rakyat yang telah membudaya di provinsi Maluku sejak leluhur, sehingga klaim Malaysia itu adalah salah.[2].
Bagaimanapun, bukti tersebut akhirnya ditemukan. ‘Rasa Sayange1′ diketahui direkam pertama kali di perusahaan rekaman Lokananta Solo 1962. [3] Pada tanggal 11 November 2007, Menteri Kebudayaan, Kesenian, dan Warisan Budaya Malaysia, Rais Yatim, mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik Indonesia [4]. Namun, ada beberapa sumber yang mengatakan bahwa Malaysia menyebutkan bahwa mereka mengakui bahwa Rasa Sayange adalah milik bersama, maksudnya warisan milik bersama bangsa Melayu, antara Indonesia dan Malaysia[5].
Tentang bukti rekaman “Rasa Sayange”, bukti lagu tersebut direkam oleh PT Lokananta, Solo, Indonesia pada tanggal 1962 dalam piringan hitam Gramophone [6]. Rekaman master dari piringan ini masih disimpan oleh PT Lokananta. Ini dikenal sebagai rekaman pertama terhadap lagu ini. Piringan hitam tersebut didistribusikan sebagai souvenir kepada partisipan Asian Games ke 4 tahun 1962 di Jakarta, dan lagu “Rasa Sayange” adalah salah satu lagu rakyat Indonesia di piringan tersebut, bersama dengan lagu etnis lain Indonesia seperti Sorak-sorak Bergembira, O Ina ni Keke, dan Sengko Dainang.
Desain Grafis Perak Asli Bali
Rasa terambilnya desain garafis perak asli Bali ini muncul ketika seorang warga bali yang menjaul hasil karyanya ke konsumen luar negeri. Namun tanpa diketahui konsumentersebut malah mematenkan hasil karya tersebut sebagai desain dari luar negeri, sehingga ketika warga Bali ini hendak mengekspor hasil karyanya ternyata dia harus beurusan dengan WTO karena dianggap telah melanggar Trade Related Intellectual Property Rights (TRIPs). Sesungguhnya desain tersebut telah dimiliki dan merupakan warisan dari leluhur masyarakat Bali itu sendiri. Namun ada juga kejadian perebutan hak paten yang terjadi di dalam negeri ini sendiri yang dimana kedua belah pihak telah mematenkan hak ciptanya. Namun salah satu pihak menganggap bahwa karya lainnya merupakan plagiat dari hasil karya yang telah mereka buat.
Tari Reog Ponorogo dengan Tari Barongan Malaysia
Dikisahkan di dalam Asal Usul Reog Ponorogo telah terjadi pertempuran antara Raja Ponorogo dengan Singa Barong penjaga hutan Lodoyo. Pujangga Anom nama raja itu telah membangunkan dan membuat marah singa tersebut, karena mencuri 150 anak macan dari hutan Lodoyo. Anak-anak macan itu rencananya akan dia gunakan sebagai mas kawin pernikahannya dengan seorang puteri dari Raja Kadiri. Pertempuran antara Pujangga Anom dan singa penjaga hutan Lodoyo kemudian tak terelakkan. Kisah itu lalu menjadi legenda pada rakyat Ponorogo dan sekitarnya tentang keberanian dan ketabahan orang-orang Ponorogo dan diwujudkan dalam bentuk tarian Reog.
Dalam tarian Reog para penari bukan saja menampilkan gerakan-gerakan badan yang mempesona namun juga menyertakan suasana magis. Para penari dipercaya berada dalam keadaaan kesurupan meskipun yang sesungguhnya terjadi mereka mendahului tarian Reog dengan ritual puasa dan semedi. Adegan ketika seorang penari memanggul topeng besar berupa kepala singa yang di atasnya dihiasai dengan bulu merak adalah salah satu contoh kuatnya aroma magis tersebut.
Barongan Malaysia tidak seperti itu dan itulah yang membedakan tarian itu dengan Reog dari Ponorogo. Mungkin tema tariannya agak mirip meskipun harus dikatakan antara keduanya terdapat perberbedaan yang jauh. Namun andai pun dianggap mirip, hal itu hanya terletak pada temanya yang mengusung tema singa atau macan. Tema semacam itu juga bisa dijumpai dalam tarian Sisingaan dari Kuningan Jawa Barat dan Barongsai tarian khas Cina. Dan jika dilihat dari filosofinya, Barongan Malaysia cenderung bernuansa keagaamaan (penyebaran Islam) sementara filosofi Reog adalah keberanian dan ketabahan.
Tempe yang diklaim oleh WN Jepang
Tercatat ada 19 paten tentang tempe, di mana 13 buah paten adalah milik AS, yaitu: 8 paten dimiliki oleh Z-L Limited Partnership; 2 paten oleh Gyorgy mengenai minyak tempe; 2 paten oleh Pfaff mengenai alat inkubator dan cara membuat bahan makanan; dan 1 paten oleh Yueh mengenai pembuatan makanan ringan dengan campuran tempe. Sedangkan 6 buah milik Jepang adalah 4 paten mengenai pembuatan tempe; 1 paten mengenai antioksidan; dan 1 paten mengenai kosmetik menggunakan bahan tempe yang diisolasi. Paten lain untuk Jepang, disebut Tempeh, temuan Nishi dan Inoue (Riken Vitamin Co. Ltd) diberikan pada 10 Juli 1986. Tempe tersebut terbuat dari limbah susu kedelai dicampur tepung kedele, tepung terigu, tepung beras, tepung jagung, dekstrin, Na-kaseinat dan putih telur.
Makanan Daerah yang tergantikan oleh makanan dari Luar Negeri
Sekarang ini banyak sekali makanan daerah yang tergantikan terutama didaerah pariwisata. Sebenarnya tidak ada kerugian yang akan dialami oleh negara, namun jika dilaihat dari segi lain maka akan merugikan karena para penerus bangsa mendatang mungkin tidak akan tahu apa makanan daerah yang mereka miliki. Penyebab utamanya yaitu danya investor asing yang ingin memajukan perekonomian daerah pariwisata dengan membangun restoran cepat saji ataupun sejenis kedai junkfood. Masyarakat sekarang ini khususnya anak – anak muda, berpikir makanan daerah sudah ketinggalan jaman sehingga mereka berusaha untuk mengikuti tren yang ada. Semua itu tak lain juga akibat dari globalisasi apalagi sarana dan prasarana telah memadai bahkan terpenuhi.
Berikut ini adalah beberapa daftar artefak budaya Indonesia yang diduga dicuri, dipatenkan atau diklaim oleh korporasi asing, oknum warga negara asing, ataupun negara lain:
i. Batik dari Jawa oleh Adidas
ii. Naskah Kuno dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
iii. Naskah Kuno dari Sumetera Barat oleh Pemerintah Malaysia
iv. Naskah Kuno dari Sulawesi Selatan oleh Pemerintah Malaysia
v. Naskah Kuno dari Sulawesi Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
vi. Rendang dari Sumetera Barat oleh Oknum WN Malaysia
vii. Sambal Bajak dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Belanda
viii. Sambal Petai dari Riau oleh Oknum WN Belanda
ix. Sambal Nanas dari Riau oleh Oknum WN Belanda
x. Lagu Soleram dari Riau oleh Pemerintah Malaysia
xi. Lagu Injit-injit Semut dari Jambi oleh Pemerintah Malaysia
xii. Alat Musik Gamelan dari Jawa oleh Pemerintah Malaysia
xiii. Tari Kuda Lumping dari Jawa Timur oleh Pemerintah Malaysia
xiv. Tari Piring dari Sumatera Barat oleh Pemerintah Malaysia
xv. Lagu Kakak Tua dari Maluku oleh Pemerintah Malaysia
xvi. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
xvii. Lagu Anak Kambing Saya dari Nusa Tenggara oleh Pemerintah Malaysia
xviii. Kursi Taman Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Perancis
xix. Pigura Dengan Ornamen Ukir Khas Jepara dari Jawa Tengah oleh Oknum WN Inggris
xx. Motif Batik Parang dari Yogyakarta oleh Pemerintah Malaysia
xxi. Produk Berbahan Rempah-rempah dan Tanaman Obat Asli Indonesia oleh Shiseido Co Ltd
xxii. Badik Tumbuk Lada oleh Pemerintah Malaysia
xxiii. Kopi Gayo dari Aceh oleh perusahaan multinasional (MNC) Belanda
xxiv. Kopi Toraja dari Sulawesi Selatan oleh perusahaan Jepang
xxv. Musik Indang Sungai Garinggiang
http://seabass86.wordpress.com/2009/05/07/pengertian-budayadan-asal-usul-kebudayaan-serta-macam-macam-kebudayaan/

Kamis, 23 Desember 2010

Budaya Politik

Budaya politik


Budaya politik merupakan pola perilaku suatu masyarakat dalam kehidupan benegara, penyelenggaraan administrasi negara, politik pemerintahan, hukum, adat istiadat, dan norma kebiasaan yang dihayati oleh seluruh anggota masyarakat setiap harinya.
[sunting] Tipe-tipe Budaya politik

* Budaya politik parokial yaitu budaya politik yang tingkat partisipasi politiknya sangat rendah.
* Budaya politik kaula (subjek),yaitu budaya politik yang masyarakat yang bersangkutan sudah relatif maju baik sosial maupun ekonominya tetapi masih bersifat pasif.
* Budaya politik partisipan,yaitu budaya politik yang ditandai dengan kesadaran politik yang sangat tinggi. Masyarakat mampu memberikan opininya dan aktif dalam kegiatan politik.

[sunting] Budaya Politik di Indonesia

* Hirarki yang Tegar/Ketat

Masyarakat Jawa, dan sebagian besar masyarakat lain di Indonesia, pada dasarnya bersifat hirarkis. Stratifikasi sosial yang hirarkis ini tampak dari adanya pemilahan tegas antara penguasa (wong gedhe) dengan rakyat kebanyakan (wong cilik). Masing-masing terpisah melalui tatanan hirarkis yang sangat ketat. Alam pikiran dan tatacara sopan santun diekspresikan sedemikian rupa sesuai dengan asal-usul kelas masing-masing. Penguasa dapat menggunakan bahasa 'kasar' kepada rakyat kebanyakan. Sebaliknya, rakyat harus mengekspresikan diri kepada penguasa dalam bahasa 'halus'. Dalam kehidupan politik, pengaruh stratifikasi sosial semacam itu antara lain tercemin pada cara penguasa memandang diri dan rakyatnya.

* Kecendrungan Patronage

Pola hubungan Patronage merupakan salah satu budaya politik yang menonjol di Indonesia.Pola hubungan ini bersifat individual. Dalam kehidupan politik, tumbuhnya budaya politik semacam ini tampak misalnya di kalangan pelaku politik. Mereka lebih memilih mencari dukungan dari atas daripada menggali dukungn dari basisnya.

* Kecendrungan Neo-patrimoniaalistik

Salah satu kecendrungan dalam kehidupan politik di Indonesia adalah adanya kecendrungan munculnya budaya politik yang bersifat neo-patrimonisalistik; artinya meskipun memiliki atribut yang bersifat modern dan rasionalistik zeperti birokrasi, perilaku negara masih memperlihatkan tradisi dan budaya politik yang berkarakter patrimonial.
Ciri-ciri birokrasi modern:

* Adanya suatu struktur hirarkis yang melibatkan pendelegasian wewenang dari atas ke bawah dalam organisasi
* Adanya posisi-posisi atau jabatan-jabatan yang masing-masing mempunyai tugas dan tanggung jawab yang tegas
* Adanya aturan-aturan, regulasi-regulasi, dan standar-standar formalyang mengatur bekerjanya organisasi dan tingkah laku anggotanya
* Adanya personil yang secara teknis memenuhi syarat, yang dipekerjakan atas dasar karier, dengan promosi yang didasarkan pada kualifikasi dan penampilan.

sumber :http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_politik

Budaya Indonesia


Kebudayaan nasional
Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bai Masyarakat Pendukukungnya, Semarang: P&K, 199
kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama.Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan angsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan menglami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradsional, Kongres Kebudayaan 1991: Kebudayaan Nasional Kini dan di Masa Depan,
Wujud kebudayaan daerah di Indonesia
Kebudayaan daerah tercermin dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh daerah di Indonesia. Setiap saerah memilki ciri khas kebudayaan yang berbeda

http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Rumah gadang, rumah adat sumatera barat
Tarian
http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Tarian Pakarena di pulau Selayar di masa Hindia Belanda

http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Tari jaipong, Tarian daerah Jawa Barat
Lagu
Musik
Alat musik

http://bits.wikimedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png
Gamelan
 Gambar
 Patung
Pakaian
Suara
  • Jawa: Sinden.
  • Sumatra: Tukang cerita.
  • Talibun : (Sibolga, Sumatera Utara)
 Sastra/tulisan
 Makanan
Kebudayaan Modern Khas Indonesia
sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya_Indonesia